Pengolahan sampah secara umum, lanjutan.
Ide lain yang telah diterapkan di beberapa Negara industri seperti Jepang adalah membuat “Pelet” sampah sebagai bahan bakar. Biasanya produk ini digabungkan dengan insinerasi waste-to-energy yang enersinya dimanfaatkan. Pemanfaatan panas dari incinerator dapat dipertimbangkan bila karakteristik dan jumlah sampah yang akan dibakar mencukupi (4). Penelitian lain khususnya Negara industri seperti Amerika Serikat adalah mencoba membuat alkohol dari sampah organik.
Salah satu jenis pengolah sampah yang sering digunakan sebagai alternatif penanganan sampah adalah incinerator. Khusus untuk sampah kota, sebuah incinerator akan dianggap layak bila selama pembakarannya tidak dibutuhkan subsidi enersi dari luar. Jadi sampah tersebut harus terbakar dengan sendirinya. Sejenis sampah akan disebut layak untuk insinerator, bila mempunyai nilai kalor sebesar paling tidak 1200 kcal/kg-kering. Untuk sampah kota Indonesia, angka ini umumnya merupakan ambang tertinggi. Disamping itu, sampah kota di Indonesia dikenal mempunyai kadar air yang tinggi (sekitar 60%), sehingga akan mempersulit untuk dibakar sendiri.
Hambatan utama penggunaan incinerator adalah kekhawatiran akan pencemaran udara. Insinerasi modular juga sering disebut-sebut sebagai alternatif dalam mengurangi massa sampah yang akan diangkut ke TPA. Beberapa Dinas Kebersihan di Indonesia juga mempunyai minat yang serius dengan pembakaran sampah ditingkat kawasan sebelum sampah diangkut ke TPA. Persoalan yang timbul adalah bagaimana mencari lokasi yang cocok dan yang paling penting adalah bagaimana mengurangi dampak negative dari pencemaran udara, termasuk adanya asap, bau pembakaran, dsb.. Dari sekian banyak jenis pencemaran udara yang mungkin timbul, maka tampaknya yang paling dikhawatirkan adalah munculnya Dioxin, yang dapat diminimalkan bila bahan plastik tidak ikut terbakar di incinerator ini. Tabel 8.1 merupakan gambaran umum tentang beberapa pengolahan.

Sumber:
DIKTAT KULIAH TL-3150/ITB
Oleh:
Prof. Enri Damanhuri
DR. TRI Padmi
salam…terima kasih infonya….buka blog ana d…trus klik sobirin di comment boxnya…beliau bahas ttg lingkungan..habis2an…smg bermanfaat…once again…jzk,ukhti
beliau berdua dosen favorit saya…..heheheh
hidup TL!!!